It's just me, my life, my idea

Sunah Harian yang Menjanjikan

Selain ibadah wajib, kita juga diberi banyak ibadah sunah untuk dijalankan.

Diantara ibadah sunah itu ada beberapa sunah harian yang menjanjikan.

Berikut beberapa ibadah sunah yang menjanjikan.

  1. Shalat Tahajud
    QS Al Isr’a (17:79): Dan dari sebagian malam hendaklah engkau bangun (tahajud), sebagai amalan tambahan untukmu. Semoga Tuhanmu mengangkat (derajatmu) ke tempat yg terpuji.Shalat yang paling Utama setelah shalat 5 waktu adalah Qiyamul Lail (HR Muslim).

    Hadist Qudsi dari Ibnu Arabi: Ketika Allah turun ke langit dunia pada 1/3 malam, Allah SWT bersabda: “Sungguh berdusta orang yang menyatakan mencintaiKu, sementara ia tidur lelap dan lalai kepadaKu. Bukankah setiap kekasih ingin berkhalawat dengan kekasihnya? Akulah yang mendatangi kekasihKu dikelopak mata mereka. Mereka berbicara denganKu dalam musyahadah, dan bercakap-cakap denganKu dengan khusyuk. Di hari kemudian, Aku tetapkan mereka pada surga-surgaKu”

  2. Tadabur Al-Qur’an
    Al Qur’an adalah kitabullah yang berisi sejarah umat sebelum kamu, berita umat sesudahmu, kitab yang memutuskan urusan-urusan diantara kamu, yg nilainya bersifat pasti dan absolut. Siapa saja orang durhaka yg meninggalkannya pasti Allah akan memusuhinya. Siapa yg mencari petunjuk selain al Qur’an, pasti akan tersesat. Al Qur’an adalah tali Allah yg sangat kuat, peringatan yg bijaksana dan jalan yg lurus (HR Tirmidzi).Bahkan kalau bisa sambil menangis, sebagaimana wahyu Allah dalam QS Maryam (19:58): Dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, mereka menyungkur, bersujud dan menangis.

    Rumah yg di dalamnya dibacakan al Qur’an akan terlihat penduduk langit sebagaimana penduduk bumi melihat gemerlap bintang-gemintang di langit (HR Baihaqi).

    Sedangkan bagi orang yg malas membaca al Qur’an, Nabi SAW memperingatkan: “Sungguh,orang yg dalam hatinya tidak terdapat sesuatu pun dari al Qur’an, bagaikan rumah syaitan yg menyeramkan” (HR Tirmidzi).

  3. Shalat berjamaah di Masjid, terutama Subuh dan Isya
    Sungguh, shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya dan Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yg terkandung di dalamnya, mereka pasti mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak (HR Bukhari-Muslim).Kemudian naiklah para Malaikat yg menyertaimu pada malam harinya, lalu Rabb mereka yg sebenarnya Maha Tahu bertanya kepada mereka, Bagaimana hamba-hambaKu ketika kalian tinggalkan?” Mereka menjawab,”Kami tinggalkan mereka dalam keadaan sholat dan kami jumpai mereka dalam keadaan sholat juga” (HR Bukhari).

    Dua rakaat sebelum (qabliyah) subuh lebih baik dari dunia dan seisinya (HR Muslim).

    Shalat subuh menjadi penerang pada hari kiamat, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Berilah kabar gembira bagi orang-orang yg berjalan dikegelapan menuju Mesjid untuk mengerjakan sholat subuh, dengan cahaya yg terang benderang” (HR Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah).

  4. Shalat Dhuha
    Nabi mencontohkan bilangan rakaat sholat dhuha 2 s.d 12 rakaat. Sholat dhuha bukan hanya semata meminta harta, namun merupakan sholatnya orang-orang yang senantiasa kembali kepada Allah (HR Thabrani).

    HR Abu Ya’la, Nabi menegaskan, “Siapa yang berdiri melaksanakan sholat dhuha, maka diampunilah segala dosanya. Dia kembali bersih dari segala dosa seperti dilahirkan ibunya”.

    Keutamaan jumlah rakaat dalam sholat Dhuha (HR Tabrani & Abu Dawud): Siapa yg mengerjakan 2 rakaat, dia tidak akan dicatat dalam kelompok orang-orang yg lupa, yg mengerjakan 4 rakaat akan Allah catat dalam kelompok ahli ibadah, yang mengerjakan 6 rakaat maka segala kebutuhannya hari itu dicukupkan Allah, yang mengerjakan 8 rakaat, maka Allah akan memasukkannya kedalam golongan yang tunduk dan menghabiskan seluruh waktunya untuk beribadah. Bagi yang mengerjakan sholat dhuha 12 rakaat, maka Allah akan membangunkannya sebuah istana yang indah di dalam syurga.

  5. Memperbanyak Sedekah
    QS Ali Imran 3:133-134: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yg luasnya seluas langit dan bumi, yg disediakan bagi orang-orang yg bertaqwa. Yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya diwaktu lapang dan sempit, dan orang-orang yg menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yg berbuat baik.

    Balasan Allah bagi umat yang gemar bersedekah: QS al Baqarah 2:261: Perbandingan (balasan atau pahala) bagi orang-orang yg membelanjakan hartanya di jalan Allah seperti 1 biji yg menumbuhkan 7 cabang, disetiap cabang menjuntai 100 buah, dan Allah akan menggandakan pahala kepada siapa yg Dia kehendaki, dan Allah itu maha luas (pemberianNya) lagi sangat mengetahui.

  6. Menjaga Wudhu
    Kesucian lahir ditandai dengan berwudhu yg akan mengantarkan manusia kejenjang kesucian yg lebih tinggi, dan untuk berkomunikasi dengan Allah secara vertikal, harus dalam keadaan berwudhu.

    Wudhu merupakan tangga pertama untuk melakukan pengembaraan spiritual menggapai kenikmatan melalui sholat, zikir, membaca al Qur’an dsb.

    Kesucian adalah dasar dalam kehidupan seorang muslim. Allah SWT memuji orang yg suci lahir dan bathin dlm firmanNya:” Sungguh Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyucikan diri (QS Al Baqarah 2:222).

  7. Berdzikir setiap saat
    Berzikir adalah mengingat dan menyebut Asma Allah. Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut Allah, maka Allah akan menyediakan ampunan dan pahala yg besar bagi mereka (QS Al Ahzab 33:35)

    Zikir dapat dilakukan dengan lisan dan dengan hati “ Mereka yg mengingat Allah diwaktu berdiri, duduk dan berbaring (QS Ali Imran 3:191).

    Zikir menjadikan hati tentram: “yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah, Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah maka hati jadi tentram” (QS Ar Ra’d 13:28).

(ebs)