It's just me, my life, my idea

Mempersiapkan Remaja Menuju AkilBaligh

AqilBaligh secara umum disepakati pada usia 15 tahun, oleh karena itu usia 11-14 tahun merupakan masa-masa kritis menuju AkilBaligh.

Berikut poin-poin pentingnya:

  1. Definisi 1: Aqilbaligh adalah kondisi dimana tercapainya Aqil dan Baligh secara bersamaan dalam satu paket, yaitu tibanya kondisi Aqil (kedewasaan psikologis, sosial dll) bersamaan dengan datangnya Baligh (kedewasaan biologis), selambatnya pada usia 15 tahun.
  2. Definisi 2: Anak yang sudah AqilBaligh sempurna, maka sudah harus Mukalaf, atau mampu memikul beban syariah, bukan hanya urusan kewajiban ibadah ritual, tetapi juga kesiapan mengambil tanggungjawab seperti menikah, mencari nafkah termasuk jihad, zakat dstnya. Para Ulama menyepakati AqilBaligh selambatnya di usia 15 tahun. Anak yang sudah aqilbaligh bukan anak anak lagi, setara dengan kedua orangtuanya dan tidak wajib lagi dinafkahi kecuali disedekahi apabila anaknya fakir miskin
  3. Prinsip 1: Anak akan mudah mencapai AqilBaligh sempurna apabila semua aspek fitrahnya (fitrah keimanan, fitrah belajar dan bernalar, fitrah bakat, fitrah seksualitas, fitrah individualitas dan sosialitas dstnya) tumbuh dengan paripurna sesuai tahapannya sejak usia dini
  4. Prinsip 2: Islam tidak mengenal konsep Remaja atau masa transisi antara anak dan dewasa. Islam hanya mengenal fase sebelum AqilBaligh dan fase sesudah Aqilbaligh. Secara umum bahkan istilah remaja atau adolescence tidak pernah dikenal dunia sampai abad 20.
  5. Prinsip 3: Pendidikan Islam harus mempersiapkan anak atau generasi peradaban untuk mencapai AqilBaligh atau Mukalaf ketika usia 15 tahun sehingga memiliki peran peradabannya. Anak yang tidak mencapai AqilBaligh pada waktunya atau mengalami kesenjangan Baligh lebih cepat dan Aqil lebih lambat akan mengalami turbulensi kenakalan yang berbahaya
  6. Persiapan Menuju AqilBaligh Usia 11 – 14 tahun #1: Mencari Nafkah. 1. Ingatkan jauh jauh hari bahwa saat aqilbaligh harus menghidupi diri sendiri. 2. Berbisnis dimulai dari rumah. 3. Sharing Pekerjaan pada anak
  7. Persiapan Menuju AqilBaligh Usia 11 – 14 tahun #2: Terlibat di Organisasi. 1.Banyak keterampilan dan sikap hidup didapat dari berorganisasi seperti pengambilan keputusan, kepemimpinan dlk. 2. Berorganisasi dimulai dari rumah misalnya menjadi EO acara keluarga. 3. Ikut organisasi sosial
  8. Persiapan Menuju AqilBaligh Usia 11 – 14 tahun #3: Memecahkan Masalah. 1. Jangan sembunyikan masalah, ajak berbagi masalah dan ajarkan problem solving, 2. Bawa masalah kehidupan ke rumah untuk diselesaikan. 3. Jadikan masalah untuk menguji kemandirian di sosial bukan lagi kemandirian personal di rumah. Jadilah partner bisnis dan partner sosial bahkan partner dakwah bagi mereka.
  9. Persiapan Menuju AqilBaligh Usia 11 – 14 tahun #4: Membangun Tanggungjawab dan Peran. 1. Anak menjelang aqilbaligh itu tak selemah yang dibayangkan, beri mereka peran di sosial lebih banyak. 2. Beri amanah dan tanggungjawab dan bebaskan untuk menyelesaikannya sendiri. Berikan mereka hak milik terhadap barang produktif bukan dipinjamkan. 2. Consequential Learning. Belajar menanggung konsekuensi.
  10. Persiapan Menuju AqilBaligh Usia 11 – 14 tahun #5: Pendidikan yang Berani dan Tega. 1. Wariskan jalan sukses berupa ketangguhan bukan fasilitas. 2. Berikan kesempatan menghadapi kerasnya zaman dan kehidupan. Magangkan mereka dengan orang orang tangguh atau kehidupan yang butuh ketangguhan 3. Jadilah Sang Raja Tega untuk menguji anak pada kehidupan nyata. Beri mereka lebih banyak tantangan dan pengakuan sosial serta kompetensinya.
  11. Catatan 1. Tahapan usia di atas adalah tahap ideal. Sesuaikan dengan kondisi anak dan usia anak, realitanya banyak anak masih kekanak kanakan sampai usia 20an. Intinya AqilBaligh perlu dipersiapkan dengan sungguh sungguh. Ingat bahwa di tahap ini anak anak sudah tidak suka diatur, mereka suka mengatur dirinya (self organized – self regulation)
  12. Catatan 2. Berikan pendamping hidup bagi ananda usia 11-14 tahun, yaitu Murobby atau Ustadz untuk mendampingi aqidahnya dan Maestro untuk mendampingi Bakatnya. Ingat bahwa di tahap ini anak anak sesungguhnya sudah muncul idealismenya untuk membela kebenaran.

Sumber:

#aqilbaligh #fitrahbasededucation #pendidikanberbasisfitrah

Dikirim oleh Harry Santosa pada Senin, 01 Januari 2018

(gen)