It's just me, my life, my idea

Hakekat Bacaan Attahiyyat

Bacaan Attahiyyat merupakan bacaan wajib saat sholat, namun sejatinya tidak banyak dari kita yang benar-benar memahami hakekat bacaan ini. Padahal, jika memahami dengan benar, ternyata bacaan Attahiyyat ini adalah dialog antara Rasulullah SAW dengan Allah SWT.

“BACAAN ATTAHIYYAT ADALAH DIALOG ANTARA RASULULLAH SAW. DENGAN ALLAH SWT.”

1. Seandainya kita mengetahui bahwa sebagian dari bacaan shalat itu adalah dialog antara Rasulullah SAW dengan Allah Azza wa Jalla, tentu kita tidak akan terburu-buru melakukannya…
Allahu Akbar, ternyata bacaan shalat itu dapat membuat kita seperti berada di syurga…
Mari kita camkan dan renungkan kisah berikut ini, tentu akan berlinang air mata kita, masya Allah…

2. Singkat cerita, pada malam itu Jibril As. mengantarkan Rasulullah Saw naik ke Sidratul Muntaha. Namun karena Jibril As tidak diperkenankan untuk mencapai Sidratul Muntaha, maka Jibril As pun mengatakan kepada Rasulullah SAW untuk melanjutkan perjalanannya sendiri tanpa dirinya…

3. Rasulullah Saw melanjutkan perjalanan perlahan sambil terkagum-kagum melihat indahnya istana Allah Swt hingga tiba di Arsy…
Setelah sekian lama menjadi seorang Rasul, inilah pertama kalinya Muhammad Saw berhadapan dan berbincang secara langsung dengan Allah Azza wa Jalla…
Bayangkanlah betapa indah dan luar biasa dahsyatnya moment ini, Masya Allah..

4. Percakapan antara Muhammad Rasulullah Saw dengan Allah Subhanahu Wata’ala :
a) Rasulullah Saw-pun mendekat dan memberi salam penghormatan kepada Allah Swt :
“Attahiyyaatul mubaarokaastush shalawaatuth thayyibaatulillaah = Semua ucapan penghormatan, pengagungan dan pujian hanyalah milik Allah”.
b) Kemudian Allah Swt menjawab sapaannya :
“Assalaamu ‘alayka ayyuhan Nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh =
Segala pemeliharaan dan pertolongan Allah untukmu wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan segala karunia-Nya”.
c) Mendapatkan jawaban seperti ini, Rasulullah SAW tidak merasa jumawa atau berbesar diri, justru beliau tidak lupa dengan umatnya, ini yang membuat kita sangat terharu.
Beliau menjawab dengan ucapan :
Assalaamu ‘alaina wa ‘alaa ‘ibaadallaahish shaalihiin”= Semoga perlindungan dan pemeliharaan diberikan kepada kami dan semua hamba Allah yang shalih”
Bacalah percakapan mulia itu sekali lagi, itu adalah percakapan Sang Khaliq dan hamba-NYA, Sang Pencipta dan ciptaan-NYA dan beliau saling menghormati satu sama lain, menghargai satu sama lain, dan lihat betapa Rasulullah SAW mencintai kita umatnya, bahkan beliau tidak lupa dengan kita ketika beliau di hadapan Allah SWT…”
d) Melihat peristiwa ini, para Malaikat yang menyaksikan dari luar Sidratul Muntaha tergetar dan terkagum-kagum betapa Rahman dan Rahimnya Allah Swt, betapa mulianya Muhammad Saw…
Kemudian para Malaikat-pun mengucap dengan penuh keyakinan :
Asyhadu Allaa ilaaha illallaah, wa asy hadu anna Muhammaddarrasuulullaah = Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan kami bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba Allah dan Rasul Allah”.

5. Jadilah rangkaian percakapan dalam peristiwa ini menjadi suatu bacaan dalam shalat yaitu pada posisi Tahiyat Awal dan Akhir, yang kita ikuti dengan shalawat kepada Nabi sebagai sanjungan seorang individu yang menyayangi umatnya.
Mungkin sebelumnya kita tidak terpikirkan arti dan makna kalimat dalam bacaan ini.
Semoga dengan penjelasan singkat ini kita dapat lebih meresapi makna shalat kita. Sehingga kita dapat merasakan getaran yang dirasakan oleh para Malaikat disaat peristiwa itu…
Semoga bermanfaat untuk menambah kekhusu’an shalat kita. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.

6. Pesan : Jangan pernah tinggalkan Shalat karena di dalam kubur jutaan manusia yang minta dihidupkan kembali hanya untuk beribadah kepada Allah SWT
Sesibuk apapun kita jangan pernah tinggalkan Shalat
Sumber : Kitab Qissotul Mi’raj.

7. Silahkan di share Ya… Semoga yang suka klik dan share akan ditambahkan rezekinya, dan diangkat penyakitnya…Aamiin

8. Ya Allah… :
a) Muliakanlah orang yang membaca status ini.
b) Lapangkanlah hatinya.
c) Bahagiakanlah keluarganya.
d) Luaskan rezekinya seluas lautan.
e) Mudahkan segala urusannya.
f) Kabulkan cita-citanya.
g) Jauhkan dari segala musibah.
h) Jauhkan dari segala penyakit, fitnah, prasangka keji, berkata kasar, dan mungkar.
j) Dan semoga yang me-like, komen dan membagikan status ini rezekinya berlimpah Aamiin..

Boleh di share sebanyak mungkin !!

(hp)